Jumat, 14 April 2017

RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL (RAKF)



RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL
(RAKF)


A.     Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF)

Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) adalah percobaan dimana faktor yang dicobakan lebih dari satu faktor dan menggunakan RAK sebagai rancangan percobaannya.  Rancangan ini dipilih apabila satuan percobaan yang digunakan tidak seragam, sehingga perlu pengelompokan, sedangkan pada RAL Faktorial, satuan percobaan relatif seragam sehingga tidak perlu adanya pengelompokkan.  Pada prinsipnya percobaan RAK Faktorial sama dengan percobaan RAKL tunggal yang telah dibahas sebelumnya namun dalam percobaan ini terdiri dari dua faktor atau lebih.

B.      Model Matematika


Hijk = π + Ki + Pj + Pk + (Pj x Pk) + eijk


Keterangan:
Hijk      = Hasil akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
π           = Nilai tengah umum
Ki         = Pengaruh kelompok ke-i
Pj          = Pengaruh faktor perlakuan ke-j
Pk         = Pengaruh faktor perlakuan ke-k
Pj x Pk  = Interaksi perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k
Eijk       = Eror akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada kelompok ke-i
i            = 1, 2, …., k (k = kelompok)
j            = 1, 2, …., p ke-1 (p = perlakuan ke-1)
k           = 1, 2,…... p ke-2 (p = perlakuan ke-2)

RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL (RALF)



RANCANGAN ACAK LENGKAP FAKTORIAL
(RALF)

          A.     Rancangan Acak Lengkap Faktorial

Rancangan Acak Lengkap Faktorial adalah rancangan acak lengkap yang
terdiri dari dua perubah bebas (Faktor) dalam klasfikasi silang yaitu faktor A yang terdiri
dari a taraf dan faktor B yang terdiri dari b taraf dan kedua faktor tersebut diduga saling
berinteraksi. Saling berinteraksi dimasudkan bahwa pengaruh suatu faktor tergantung
dari taraf faktor yang lain, dan sebaliknya jika tidak terjadi interaksi berarti berarti
pengaruh suatu faktor tetap pada setiap taraf faktor yang lain. Jadi bila tidak terjadi
interaksi antar taraf-taraf suatu faktor saling sejajar satu sama lainnya, sebaliknya bila ada
interaksi tidak saling sejajar.

          B.      Model Matematika


Hijk = π + Pj + Pk + (Pj x Pk) + eijk


Keterangan:
Hijk          = Hasil akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada ulangan ke-i
π              = Nilai tengah umum
Pj             = Pengaruh faktor perlakuan ke-j
Pk            = Pengaruh faktor perlakuan ke-k
Pj x Pk     = Interaksi perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k
Eijk          = Error akibat perlakuan ke-j dan perlakuan ke-k pada ulangan ke-i
i               = 1, 2, …., u (u = ulangan)
j               = 1, 2, …., p ke-1 (p = perlakuan ke-1)
k              = 1, 2,…... p ke-2 (p = perlakuan ke-2)


Rabu, 12 April 2017

RANCANGAN ACAK KELOMPOK (RAK)

RANCANGAN ACAK KELOMPOK
(RAK)


A. Rancangan Acak Kelompok (RAK) 

Rancangan Acak Kelompok (RAK) adalah suatu rancangan acak yang dilakukan dengan mengelompokkan satuan percobaan kedalam grup - grup yang homogen yang dinamakan kelompok dan kemudian menentukan perlakuan secara acak di dalam masing - masing kelompok. Pengelompokan digunakan untuk usaha memperkecil galat, dan untuk membuat keragaman satuan-satuan percobaan di dalam masing-masing kelompok sekecil mungkin sedangkan perbedaan antar kelompok sebesar mungkin.

                   B. Kelebihan dan Kekurangan RAK

Kelebihan RAK:
1. Lebih efisien dan akurat dibandigkan dengan RAL (Pengelompokan yang efektif dapat meunurukan jumlah kuadrat galat, sehingga akan meningkatkantingkat ketepatan atau bisa mengurangi julah ulangan)

2. Lebih fleksibel (Banyaknya perlakuan, Banyaknya ulangan/kelompok, dan Tidak semua kelompok 
memerlukan ulangan yang sama)

3. Penarikan kesimpulan lebih luas karena kita bisa juga melihat perbedaan diantara kelompok

4. Memerlukan asumsi tambahan untuk beberapa uji hipotesis dan lain-lain.

Kekurangan RAK:

1. Memerlukan asumsi tambahan untuk beberapa uji hipotesis.

2. Interaksi antar kelompok perlakuan sangat sulit.

3. Peningkatan ketepatan pengelompokan akan menurun dengan semakin meningkatnya jumlah 
satuan percobaan dalam kelompok.

4. Derajat bebas kelompok akan menurunkan derajat bebas galat, sehingga sensitifitasnya akan menurun terutama apabila jumlah perlakuannya sedikit atau keragaman dalam satuan percobaan kecil (homogen).

5. Memerlukan pemahaman tambahan tentang keragaman satuan percobaan untuk suksesnya pengelompokan.

6. Jika ada data yang hilangmemerlukan perhitungan yang rumit.

Sumber: http://materi-kuliah-13.blogspot.co.id/2015/11/rancangan-acak-lengkap-ral-dan.html

RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)

RANCANGAN ACAK LENGKAP
(RAL)


A.     RANCANGAN ACAK LENGKAP (RAL)

Rancangan Acak Lengkap (RAL) adalah Suatu percobaan yang digunakan homogen atau tidak ada faktor lain yang mempengaruhi respon di luar faktor yang diteliti. Pada rancangan acak lengkap (RAL) digunakan jika kondisi unit percobaan yang digunakan relatif homogen. Penerapan perlakuan terhadap unit percobaan dilakukan secara acak terhadap seluruh unit percobaan. Seperti percobaan-percobaan yang dilakukan di laboratorium atau rumah kaca yang pengaruh lingkungannya lebih mudah dikendalikan.

Rancangan acak lengkap dipergunakan jika variabel luar tidak diketahui, atau bila pengaruh variabel ini yang sengaja tidak dikontrol terhadap variasi subyek, adalah sangat kecil. Rancangan ini juga dipakai jika diketahui bahwa subyek keadaannya seragam dan inferensi yang dibuat berdasarkan hasil percobaan tidak dimaksudkan sebagai inferensi yang bersifat percobaan tidak dimaksudkan sebagai inferensi yang bersifat luas serta berlaku untuk populasi yang lebih beragam. Oleh karena itu, rancangan ini tidak disarankan jika hasil ujinya dipergunakan untuk inferensi populasi yang lebih beragam.

            B. Syarat yang harus diperhatikan dalam (RAL)

1.  Kecuali perlakuannya, semua (media percobaan dan keadaan - keadaan lingkungan lainnya) harus serba sama atau homogen.

2. Penempatan perlakuan ke dalam satuan-satuan percobaan dilakukan secara acak lengkap,  yang  artinya  kita  perlakukan  semua  satuan  percobaan  sebagai  satu kesatuan dimana perlakuan ditempatkan ke dalamnya secara acak.

3. Hanya mempunyai 1 faktor dan mempunyai sejumlah taraf faktor yang nilainya bisa kualitatif maupun kuantitatif.

C. Kelebihan dan Kekurangan RAL

Kelebihan (RAL):

1. Rancangan percobaannya lebih mudah.

2. Apabila jumlah perlakuan hanya sedikit, dimana derajat bebas galatnya juga kecil.

3. Analisis statistik terhadap data percobaan sederhana.

4. Fleksibel dalam jumlah penggunaan perlakuan dan ulangan (dapat dilakukan pada ulangan yang tidak sama).

5. Terdapat alternatif analisis nonparametrik yang sesuai.

6. Permasalahan data hilang dapat mudah ditangani.

7. Tidak memerlukan tingkat pemahaman yang tinggi mengenai bahan percobaan.

Kekurangan (RAL):

1. Terkadang tidak efisien.

2. Tingkat ketepatan (presisi) mungkin tidak terlalu memuaskan kecuali unit percobaan benar-benar homogen.

RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL (RAKF)

RANCANGAN ACAK KELOMPOK FAKTORIAL (RAKF) A.      Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) Rancangan Acak Kelompok Faktorial...